Jumat, 31 Agustus 2012

Rumus Menyelesaikan Rubrik 3 X 3 (Bisa juga dipakai rubrik 4 X 4

Mungkin sampai sekarang masih banyak yang penasaran bagaiamana cara mudah menyelesaikan rubrik(termasuk saya dulu), setelah melihat di yutub akhirnya ketemu cara gampangnya, gak terlalu susah, Cara yang satu ini boleh dicoba bagi yang penasaran sama permainan rubrik ini, siapapun bisa mencoba asalkan tau pedomannya. yang belum punya rubrik silahkan gogling gratisan gamenya di internet, jadi gak perlu beli. :)


0. Mengenal putaran rubrik
sebelum masuk ke rumus pertama kita pelajari dulu arah putaran rubrik. Sisi rubrik ada 6 sisi, tapi dalam rumus ini kita seolah olah hanya melihat satu sisi saja(lihat gambar dibawah ini :


sisi yang kita lihat selanjutnay kita sebut saja "FRONT", atau depan sedang yang dimaksud huruf :
F yaitu putar sisi muka searah jarum jam
R yaitu putar tiga kubus paling kanan keatas (searah jarum jam juga jika dilihat dari sisi kanan)
D yaitu tiga kubus paling bawah diputar ke kanan
L yaitu tiga kubus paling kiri diputar ke bawah
U yaitu tiga kubus paling atas diputar ke kiri

jika ada tanda aksen (') maka arah putaran adalah sebaliknya (berlawanan jarum jam jika dilihat dari sisinya),

1. Selesaikan dulu satu layer
Kalau satu layer saya yakin pasti sudah mahir :


2. Hasilnya : (sisinya juga harus sama lho)

3. Menyelesaikan layer kedua
pertama dicari kubus satu warna di tengah yang warnanya sama dengan atasnya.
di gambar kubus tengah hijau telah sama dengan atasnya di layer 1),

kedua cari kubus di sisi bawah yang memiliki dua warna yang menjadi bagian layer dua,
di gambar contohnya kubus hijau biru, sisi hijau menghadap kita dan biru menghadap bawah (membentuk huruf T), kita akan memindahkan kubus sesuai arah panah


rumusnya
D L D' L' D' F' D F

atau jika kita pengen memindahkannya ke sebelah kanan bisa pakai rumus ini (karena tergantung kondisi warna kubus)
D'R' D R D F D' F'

Hasilnya seperti ini


4. Sekarang rubrik kita putar, maka sisi FRONT akan terlihat seperti di bawah ini,


dengan kondisi sisi atas ada kubus sewarna yang membentuk huruf L menghadap kiri,
pada gambar yang membentuk huruf L adalah warna merah,

yang menjadi FRONT sekarang sudah saya tanda panah,
selanjutnya kita akan membentuk kubus sewarna sampai segaris membentuk tanda Plus. (biasanya sampai dua kali rumus, rumus yang pertama akan membentuk garis lurus, dan rumus kedua sudah membentuk tanda plus)

F R U R' U' F' sebanyak dua kali (atau berapa kali pokoknya sampai membentuk plus)

hasilnya :


5. Rumus selanjutnya menyamakan warna kubus yang tengah


(di gambar kubus kuning telah sama dengan kubus kuning merah, sedangkan dua sisi yang lain belum sama, jika kondisi sudah seperti ini kita mengambil FRONT seperti di gambar), namun jika kondisina belum maka boleh langsung dipakai rumus ini:

Rumusnya adalah R U R' U R U U R' U
hasilnya kubus dua warna di tengah itu akan sama dengan kubus satu warna di tengah sisi tegak rubrik (haha bingung g?), jika sudah maka boleh lanjut ke bawah

6.Selanjutnya kita perhatikan kubus yang ada di pojok, apakah

komposisi tiga warnanya sudah sesuai apa ga dengan komposisi ketiga sisi sisi kubus besarnya,

lihat gambar contohnya kubus pojok merah hijau kuning telah sesuai meskipun belum pas benar


kita ambil sisi FRONT seperti di gambar, rumus ini memindahkan tiga

pojok atas yang lain,

U R U' L' U R' U' L
(mungkin bisa lebih dari satu kali lho)

7. jika warna sudah sesuai maka kita pakai rumus terakhir dengan sisi FRONT / DEPAN seperti di gambar, rumus ini kita jalankan berulang-ulang dengan satu paket (ga boleh stop di tengah
rumus paket ini adalah

R' D R D'


contoh di gambar, rumus dipakai berulang ulang sampai warna kuningnya ada di atas dan dua warna lain telah sesuai sisinya, jika sudah sama, makan jangan kaget dulu kalau
rubriknya masih keliatan acak, tetap tenang (jangan dilempar rubriknya) istilahnya kita ganti pojokan kubus Merah Kuning Biru (Putar U' sekali),
kemudian ulangi rumus R' D R D', sampai warna kuning ada di atas,
sumber : youtube
»»  SELENGKAPNYA...

Rabu, 29 Agustus 2012

Rumus Konversi/Merubah Suhu Celcius, Fahrenheit, Reamur dan Kelvin - Perubahan Derajat Temperatur Panas Satuan Skala Suhu Fisika

Di dunia terdapat banyak standar satuan hitungan skala suhu, namun yang akan kita bahas lebih lanjut rumusnya hanya yang paling banyak dipakai saja yaitu:

1. Celcius atau Selsius
2. Fahrenheit atau Farenheit
3. Reamur atau Rheamur
4. Kelvin (standar SI satuan internasional)

Mungkin pelajaran ini sudah kita pelajari pada waktu SMP dulu, nah untuk mengingat kembali, tidak ada salahnya me-review kembali pelajaran sederhana namun berguna ini. :)

A. Rumus merubah celcius ke kelvin
= Celcius + 273,15

B. Rumus merubah celcius ke rheamur
= Celcius x 0,8

C. Rumus merubah reamur ke celcius
= Rheamur x 1,25

D. Rumus merubah celcius ke fahrenheit
= (Celcius x 1,8) + 32

E. Rumus merubah fahrenheit ke celcius
= (Fahrenheit - 32) / 1,8

F. Rumus merubah rheamur ke farenheit
= (Rheamur x 2,25) + 32

Yang perlu kita ketahui adalah perbandingan suhu antara celcius, reamur dan fahrenheit adalah 5 : 4 : 9. Khusus untuk farenheit perlu ditambah 32 untuk perubahnnya. Perubahan lain bisa melakukan penyesuaian rumus di atas.

Tambahan :
- Satuan derajat temperatur suhu adalah dengan lambang derajat, yaitu pangkat nol setelah angka suhu dan diikuti dengan jenis standarnya. Misalnya C untuk celcius, R untuk reamur dan F untuk fahrenheit. Namun untuk Kelvin tidak membutuhkan pangkat nol setelah angka satuan suhu.

- Alat untuk mengukut temperatur suhu memiliki nama termometer. Termometer adalah tabung kaca yang di dalamnya terdapat cairan raksa atau alkohol. Semakin rendah suhu maka cairan raksa maupun alkohol akan menciut dan mengembang jika suhu kian tinggi.

Semoga berguna.
»»  SELENGKAPNYA...

Senin, 27 Agustus 2012

Fisika - Rumus Dinamika Gerak Melingkar — Presentation Transcript

  • 1. Rumus-Rumus Penting dalam Dinamika Gerak Melingkar yg Berhubungan dgn Hukum NewtonGROUP 7 : 1. ADAM RAKA F. 2. PUTRI OVYRA 3. RAMADHANI SARDIMAN 4. VIANI WULANDARI
  • 2. Gaya yang Menyebabkan Percepatan SentripetalHukum II Newton menyatakan bahwa percepatan sentripetaldiakibatkan oleh gaya, yaitu : ∑F = ma atau m v2 r F menyatakan gaya-gaya yang bekerja pada benda yangmembuat benda mengikuti lintasan melingkar.
  • 3. Contoh SoalSebuah benda mula-mula diam kemudian ditarik dengan gaya sebesar50 N sehingga bergerak lurus. Setelah bergerak selama 5 s, kecepatanbenda menjadi 20 m/s. Hitunglah massa benda itu! Diketahui : v1 = 0 v2 = 20 m/s t=5s F = 50 N Jawab : v2 = v1 + at m = F a = v2 – v1 a t = 50 N = 20 m/s – 0 4 m/s 5s = 12,5 kg = 4 m/s2
»»  SELENGKAPNYA...

Sabtu, 25 Agustus 2012

Rumus Terbaru Membuat Beton Berkualitas

Bagaimana rumus mencampur material dalam membuat beton berkualitas? Ini mungkin sering menjadi pertanyaan bagi mereka yang awam dengan ilmu teknik sipil. Disisi lain, kita sering menemukan istilah K pada beton yang diiringi dengan angka, misal K300, K275 dan K lainnya. Sejatinya istilah ini untuk menunjukkan kualitas beton dimaksud. Kualitas ini menentukan kemampuan dan kekuatan beton. Bila sebuah bangunan dibangun dengan beton yang kualitasnya dibawah standar yang dibutuhkan, dikhawatirkan kekuatannya tidak bertahan lama, bahkan mungkin membahayakan bagi pemakainya. Kualitas beton ini didapatkan selain dari ketepatan dalam memilih material yang digunakan, juga dari takaran material dalam pencampuran. 
Batu Split, Bahan Material Beton
Nah, bagaimana rumus takaran material dalam melakukan pencampuran bahan beton, berikut ini rumusan berdasarkan standar nasional Indonesia atau SNI : 
A. Beton K100 
Untuk membuat 1 m3 beton mutu f’c = 7,4 MPa (K 100), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,87 diperlukan bahan :
1. Portland cement 247,000 kg
2. PB 869 kg
3. KR (maksimum 30 mm) 999 kg
4. Air 215 Liter
B. Beton K125 
Untuk membuat 1 m3 beton mutu f’c = 9,8 MPa (K 125), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,78 diperlukan bahan :
1. Portland Cement 276,000 kg
2. PB 828 kg
3. kerikil (maksimum 30 mm) kg 1012 KR
4. Air 215 Liter
C. Beton K150
Untuk membuat 1 m3 beton mutu f’c = 12,2 MPa (K 150), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,72 diperlukan bahan :
1. Portland cement 299,000 kg
2. PB 799 kg
3. Kerikil (maksimum 30 mm) 1017 kg
4. Air 215 Liter
D. Beton K175 
Untuk membuat 1 m3 beton mutu f’c = 14,5 MPa (K 175), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,66 diperlukan bahan :
1. Portland cement 326,000 kg
2. PB 760 kg
3. KR (maksimum 30 mm) 1029 kg
4. Air 215 Liter
E. Beton K200 
Untuk membuat 1 m3 beton mutu f’c = 16,9 MPa (K 200), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,61 dibutuhkan bahan material :
1. Portland cement 352,000 kg
2.PB 731 kg
3. KR (maksimum 30 mm) 1031 kg
4. Air 215 Liter
F. Beton K225 
Untuk membuat 1 m3 beton mutu f’c = 19,3 MPa (K 225), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,58 diperlukan bahan material :
1. Portland cement 371,000 kg
2. PB 698 kg
3. KR (maksimum 30 mm) 1047 kg
4. Air 215 Liter
G. Beton K250 
Untuk membuat 1 m3 beton mutu f’c = 21,7 MPa (K 250), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,56 diperlukan bahan material :
1. Portland cement 384,000 kg
2. PB 692 kg
3. KR (maksimum 30 mm) 1039 kg
4. Air 215 Liter
H. Beton K275 
Untuk membuat 1 m3 beton mutu f’c = 24,0 MPa (K 275), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,53 diperlukan bahan material :
1. Portland cement 406,000 kg
2. PB 684 kg
3. Bahan KR (maksimum 30 mm) 1026 kg
4. Air 215 Liter
I. Beton K300
Untuk membuat 1 m3 beton mutu f’c = 26,4 MPa (K 300), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,52 diperlukan bahan material :
1. Portland cement 413,000 kg
2. PB 681 kg
3. Bahan KR (maksimum 30 mm) 1021 kg
4. Air 215 Liter
J. Beton K325 
Untuk membuat 1 m3 beton mutu f’c = 28,8 MPa (K 325), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,49 diperlukan bahan material :
1. Portland cement 439,000 kg
2. PB 670 kg
3. Bahan KR (maksimum 30 mm) 1006 kg
4. water 215 Liter
K. Beton K350 
Untuk membuat 1 m3 beton mutu f’c = 31,2 MPa (K 350), slump (12 ± 2) cm, w/c = 0,48 diperlukan bahan material :
1. Portland cement 448,000 kg
2. PB 667 kg
3. KR (maksimum 30 mm) 1000 kg
4. Air 215 Liter

Catatan : 
1. Bobot isi pasir = 1.400 kg/m3, Bobot isi kerikil = 1.350 kg/m3, Bukling factor pasir = 20 %. 
2. Perbandingan bahan tersebut dapat menghasilkan mutu beton mendekati rencana K sekian menyesuaikan kondisi bahan material dimana beton dibuat.
Sumber: SNI ( standart nasional Indonesia )
»»  SELENGKAPNYA...
 
Suka Soal-soal? Follow @dikutip